and there again...
terjatuh ke dalam lubang yang sama.
maka itu saya susah sekali percaya kepada orang lain..
Wednesday, February 10, 2010
Friday, February 05, 2010
down low.
kemarin, ada yang bertanya, "elo udah punya cowok belom sih, jeng?"
"belom."
"kenapa?"
"nggak mau aja."
"ada niat pacaran gitu?"
"nggak... ngg, nggak tau deh."
"kok gitu? berarti ada yang elo suka.."
"sok tau.."
"iya, soalnya elo tadi bilang nggak.. nggak tau. berarti elo lagi suka seseorang kan? siapa hayo? anak sekolah ya?"
"bukan." {sebenarnya ada lanjutannya, tapi saya urung mengatakannya disini}
"elo udah pernah pacaran kan?"
"belom.."
"ha? are you sure?"
"..... fucking sure"
then he laughed his ass off!
lalu tadi siang saat pelajaran bahasa indonesia
"kok elo nggak nyari cowok deh, jeng?"
"emang salah?"
"nggak. tapi aneh.."
dulu, saya masih masa bodoh. tapi entah kenapa sekarang sekarang ini jadi banyak pertanyaan serupa yang keluar dari mulut teman teman saya... juga mama saya. saya jadi tidak bisa masa bodoh lagi, tapi saya tetap tidak mau cari cowok.
teori saya tentang "cowok" dipatahkan oleh kembaran saya sendiri dan saya tidak bisa membantah {lagi}, saya tipe "pendengar" lalu nantinya akan saya akumulasikan di otak teori kembaran saya itu, hasilnya; saya melamun di rumah memikirkan kata kata dia, mencoba objektif, mencoba merubah paradigma.. tapi sulit.
saya mungkin tidak bijaksana.. saya lebih suka saya yang seperti ini... manusia normal yang bisa salah persepsi, salah tangkap dan salah pengertian. seperti kata ayu yang menganggap saya "Yudhistira", saya mungkin tidak sebijaksana putra pertama Pandu dan Kunti itu tapi saya sama penyendirinya.
ah, jadi melantur.
saya masih tetap tidak bisa merubah paradigma saya.
"belom."
"kenapa?"
"nggak mau aja."
"ada niat pacaran gitu?"
"nggak... ngg, nggak tau deh."
"kok gitu? berarti ada yang elo suka.."
"sok tau.."
"iya, soalnya elo tadi bilang nggak.. nggak tau. berarti elo lagi suka seseorang kan? siapa hayo? anak sekolah ya?"
"bukan." {sebenarnya ada lanjutannya, tapi saya urung mengatakannya disini}
"elo udah pernah pacaran kan?"
"belom.."
"ha? are you sure?"
"..... fucking sure"
then he laughed his ass off!
lalu tadi siang saat pelajaran bahasa indonesia
"kok elo nggak nyari cowok deh, jeng?"
"emang salah?"
"nggak. tapi aneh.."
dulu, saya masih masa bodoh. tapi entah kenapa sekarang sekarang ini jadi banyak pertanyaan serupa yang keluar dari mulut teman teman saya... juga mama saya. saya jadi tidak bisa masa bodoh lagi, tapi saya tetap tidak mau cari cowok.
teori saya tentang "cowok" dipatahkan oleh kembaran saya sendiri dan saya tidak bisa membantah {lagi}, saya tipe "pendengar" lalu nantinya akan saya akumulasikan di otak teori kembaran saya itu, hasilnya; saya melamun di rumah memikirkan kata kata dia, mencoba objektif, mencoba merubah paradigma.. tapi sulit.
saya mungkin tidak bijaksana.. saya lebih suka saya yang seperti ini... manusia normal yang bisa salah persepsi, salah tangkap dan salah pengertian. seperti kata ayu yang menganggap saya "Yudhistira", saya mungkin tidak sebijaksana putra pertama Pandu dan Kunti itu tapi saya sama penyendirinya.
ah, jadi melantur.
saya masih tetap tidak bisa merubah paradigma saya.
Friday, January 29, 2010
untitled
saya masih ingat kata-katanya 3 bulan yang lalu ketika saya curhat tentang perasaan bodoh saya di posting saya sebelumnya.
dia bilang, "itu simpati, jeng. laki laki yang seperti itu nggak pantes dapetin elo. elo terlalu sempurna buat dia yang buta sama masa lalunya."
dalam hati saya mau membantah, tapi saya terlalu mengenal dia yang tidak suka dibantah itu. memang, siapa sih saya? di umur segini aja pacaran belum.
lalu tepat 5 bulan yang lalu saat saya akhirnya mengeluh tentang "kesendirian" saya, "tenang aja... nanti kalo di umur 30 elo masih belom nikah.. elo nikah sama gue." iya, saya dan dia sama sama penggemar Friends.
"kalo kata oscar wilde, women are made to be loved, not to be understood. sounds so cheesy but for me that's fucking true, jeng."
"nanti gue telpon ya. jangan nangis terus. dia itu bodoh, buta, silau sama sinar palsu." itu seminggu yang lalu.
i'll miss your late night call, aimless conversation.
i'll miss your stupid accent.
i'll miss your amazing name, satria andromeda. and someday, i'll give my child your name, if i would ever marry to someone.
i'll miss your john mayer-ish kinda voice when you sing don't go away and the second you sleep for me.
i'll miss your angry face when you trying so hard to teach me how to play guitar
i'll miss your stupid paradigms
i'll miss how you could be so opened in life
rest in peace, satria andromeda.
12 july 1992-28 january 2010.
dia bilang, "itu simpati, jeng. laki laki yang seperti itu nggak pantes dapetin elo. elo terlalu sempurna buat dia yang buta sama masa lalunya."
dalam hati saya mau membantah, tapi saya terlalu mengenal dia yang tidak suka dibantah itu. memang, siapa sih saya? di umur segini aja pacaran belum.
lalu tepat 5 bulan yang lalu saat saya akhirnya mengeluh tentang "kesendirian" saya, "tenang aja... nanti kalo di umur 30 elo masih belom nikah.. elo nikah sama gue." iya, saya dan dia sama sama penggemar Friends.
"kalo kata oscar wilde, women are made to be loved, not to be understood. sounds so cheesy but for me that's fucking true, jeng."
"nanti gue telpon ya. jangan nangis terus. dia itu bodoh, buta, silau sama sinar palsu." itu seminggu yang lalu.
i'll miss your late night call, aimless conversation.
i'll miss your stupid accent.
i'll miss your amazing name, satria andromeda. and someday, i'll give my child your name, if i would ever marry to someone.
i'll miss your john mayer-ish kinda voice when you sing don't go away and the second you sleep for me.
i'll miss your angry face when you trying so hard to teach me how to play guitar
i'll miss your stupid paradigms
i'll miss how you could be so opened in life
rest in peace, satria andromeda.
12 july 1992-28 january 2010.
Label:
Life
Tuesday, January 26, 2010
letter.
tau nggak? seharusnya kita seperti dulu saja... dekat, tapi tidak seperti ini. saya menyesal jadinya bisa 'sedekat' ini. perempuan perempuan itu pasti iri dengan saya yang bisa sedekat itu dengan kamu. saya menyesal, karena saya berubah menjadi perempuan perempuan itu yang memuja kamu. bukan, kata memuja terlalu umum... mungkin saya mencinta. saya takut mencintai seseorang, saya takut sakit hati... sebenarnya saya takut sakit baik fisik maupun mental.. sakit fisik, saya bisa minum ponstan.. sakit mental, saya bisa bunuh diri. itulah saya, saya takut mengambil resiko, saya takut kesakitan tapi saya ingin bahagia. padahal pendirian saya bilang kalo sesuatu yang berharga pasti akan banyak rintangannya, sedangkan saya? takut mengambil resiko.saya kontradiktif, begitu kata shelma.
saya takut... nantinya saya menjadi posesif, karena saya sensitif sekali... kadang melihat kamu berdua dengan perempuan saja sudah pengen nangis. saya nggak pernah menunjukkan karena saya nggak mau menambah beban kamu yang terlanjur dicintai banyak perempuan. dijatuhi cinta itu berat, saya tahu....
tapi hati kamu sudah ada yang punya walaupun tidak terikat. saya paham betul, melihat perasaan kamu ke perempuan itu saya merasa hina sendiri, kamu begitu tidak egoisnya ke dia yang seperti itu, saya jadi malu untuk bilang kalau saya cinta kamu... saya merasa egois dengan mengatakan itu. sedikit banyak saya mengerti keadaan.. karena tidak akan ada yang mengira saya jatuh cinta sama kamu, saya jadi "aman" untuk mengamati.
kamu alasan saya kenapa saya masih di jakarta. saya sudah lari dari bekasi karena hal yang sama dan mungkin sekarang waktunya untuk lari dari jakarta, melupakan kamu...iya, saya akan kabur lagi. entah ke depok, bandung atau malang saya tidak tahu.
tidak mudah, saya tahu... tapi itu yang harus saya lakukan demi kamu...
saya takut... nantinya saya menjadi posesif, karena saya sensitif sekali... kadang melihat kamu berdua dengan perempuan saja sudah pengen nangis. saya nggak pernah menunjukkan karena saya nggak mau menambah beban kamu yang terlanjur dicintai banyak perempuan. dijatuhi cinta itu berat, saya tahu....
tapi hati kamu sudah ada yang punya walaupun tidak terikat. saya paham betul, melihat perasaan kamu ke perempuan itu saya merasa hina sendiri, kamu begitu tidak egoisnya ke dia yang seperti itu, saya jadi malu untuk bilang kalau saya cinta kamu... saya merasa egois dengan mengatakan itu. sedikit banyak saya mengerti keadaan.. karena tidak akan ada yang mengira saya jatuh cinta sama kamu, saya jadi "aman" untuk mengamati.
kamu alasan saya kenapa saya masih di jakarta. saya sudah lari dari bekasi karena hal yang sama dan mungkin sekarang waktunya untuk lari dari jakarta, melupakan kamu...iya, saya akan kabur lagi. entah ke depok, bandung atau malang saya tidak tahu.
tidak mudah, saya tahu... tapi itu yang harus saya lakukan demi kamu...
Wednesday, December 30, 2009
collide
beautiful as ever, natasha poly (my favourite model of all time)
from; jakandjil
just back from my getaway this morning. i don't have enough time to sleep yet i'm not sleepy either so here i am... blogging. how pathetic? blogging is just a perfect getaway from boredom.
i recently have been thinking to continue my forgotten stories back in january 2009. it's a fiction, of course... i don't feel like writing chick-flick though i loved to read it, well let's just say i don't have enough experience in such romance thing.
i'll be busy start from january 2010 since my national exams will be held in 3 months. i don't like studying. i don't know... i hate formal education. i'll try my hardest to post something on my tumblr but maybe less in blog..
Label:
Fashion,
Life,
natasha poly
Thursday, December 24, 2009
alice oh alice!
'nuff said, i LOVE this girl sooooooo much!! i wished i could do her skinned hair. note to you, this girl had done skinned hair way before rihanna does it. i really love her rockstar style. gah, she's cool as fuck!
Label:
alice dellal,
Fashion
Subscribe to:
Posts (Atom)

